Renovasi Laboratorium BSL 2

Renovasi Laboratorium BSL-2.

Laboratorium BSL-2 memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibanding laboratorium pada umum nya. Laboratorium BSL-2 pada peraturan KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/4642/2021, mengatur tentang syarat syarat laboratorium PCR pada laboratorium permanen terdapat 2 peryaratam yaitu persyaratan gedung dan persyaratan laboratorium .

A. Persyaratan gedung laboratorium BSL2, yaitu

  1. Memiliki ruangan penerimaan dan penyimpanan sampel
  2.  Memiliki ruangan pemeriksaan spesimen
  3.  Memiliki ruangan untuk penanganan limbah infeksius yang dilengkapi dengan autoclave
  4.  Memiliki ruangan untuk loker, administrasi, dan pantry
  5.  Memiliki ruangan penyimpanan reagen
  6. Memiliki Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL)
  7. Jalur akses ke dalam gedung terbatas dan ada kamera surveilans (CCTV)

B. Persyaratan laboratorium BSL2, yaitu :

    1. Pemisahan ruangan infeksius dan non-infeksius dengan diberikan label di setiap pintu ruangan. Terdapat 2 ruang yang bersih dan kotor, sehingga terdapat pengelompokan kerja. Pekerjaan infeksius dilakukan di ruang ekstraksi, dimana sampel VTM  dari luar laboratorium dimasukan ke ruang ini. Dan sampel VTM di buka di primary containment yaitu BSC ( Biosafety Cabinet Class IIA ).
    2. Aliran udara searah dengan filter udara pada exhaust/HVAC System (disarankan). Tata udara di laboratorium BSL2 perlu di atur untuk menjaga tingkat sterilisasi dalam pengujian. Tata udara di buat searah bergerak dari area bersih menuju area kotor. selain itu Udara dari ruang laboratorium (ruang ekstraksi) harus di filter terlabih dahulu dengan HEPA dan UV, sehingga pengotor yang berasal dari laboratorium tidak terbawa keluar lab PCR dan aman bagi lingkungan.
    3. Memiliki lantai yang kuat, tahan air, dan tidak ada celah/nat disarankan dilapis epoxy serta tidak adasudut antara lantai dan dinding. Fasilitas pada laboratorium PCR menjadi sangat penting untuk menjaga bila terdapat tumpahan dan dekontaminasi ruang. Sampel VTM covid 19 berbahaya bagi analis kesehatan di laboratorium PCR. Apabila terjadi accident, maka kita selaku biosafety officer wajib mengikuti standar penanganan kecelakaan kerja di dalam lab PCR. Lantai yang berpori rapat, tahan air, tahan kimia konsetrasi rendah dan tahan terhadap bahan kimia dekontaminasi.
    4. Memiliki wastafel dilengkapi dengan pencuci mata (disarankan), Kenapa terdapat pencuci mata. Penyebaran Virus covid 19  melalui nesofaring dan mata. Sehingga disarankan bagi kita, apa lagi para aktifitas kesehatan Lab PCR dibekali eye wash sehingga saat terjadi kecelakaan kerja, dengan mudah dan cepat dibantu langsung menggunakan eyewash.
    5. Biosafety Cabinet (BSC) kelas II A2 dengan standar International, sebagai primary containment Laboratorium PCR BSL 2 menjadi alat kritikal yang perlu diperhatikan. Biosafety cabinet memiliki beberapa tipe yaitu BSCl class IIA, BSC Class II B dan Bsc Class III. Pada laboratorium PCR , cukup menggunakan BSC Class IIA dengan sirkulasi 70% dan exhaust 30%. Yang kadang lupa di perhatikan dadalah maintenance Area kerja & HEPA, posisi penempatan BSC, Standart Operation Prosedur di Laboratorium PCR,  dan kalibrasi secara periodik
    6. Beberapa alat alat di dalam ruang PCR, yaitu Laminar air flow atau PCR Hood,  NAAT (qRT PCR/LAMP/TCM), Micro pipet, Autoclave, Refrigerator untuk reagen, Freezer-80 ?C untuk penyimpan spesimen (kalau tidak ada,sisa spesimen langsung dimusnahkan), Coolbox, Refrigerated Centrifuge.Kami sudah membangun laboratorim PCR lebih dari 15 lab, yaitu 10 Lab di ruangan permanen /fixed, laboratorium PCR di kontainer 20 feet, lab PCR di kontainer 40 feet, Laboratorium PCR di truk/ mobile laboratory PCR. Sebagai kontraktor laboratorium PCR yang memiliki tim salah satu nya adalah biosafety officer menjadi keunggulan kami dalam membangun laboratorium PCR sesuai standart WHO dan Kemenkes. 

      Apabila bapak ibu berencana untuk melakukan renovasi ruang klinik, ruang Rumah sakit, pembuatan laboratorium PCR, ingin membangun lab PCR di container 20 feet dan membangun lab bsl2 di container 40 feet. kami siap membantu dengan detail.

      terima kasih

      PT Lab Technologi Indonesia | info@labtech-indonesia.com |
      Fast Call : 0811-1073-546 & 0811-1173-546 

     

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect. Scroll to Top